Refleksi – DAAI TV

Yamakindo > TV/Radio Coverage > Refleksi – DAAI TV

Refleksi – DAAI TV

“Air Mata di Tano Niha”

Ini kisah pertemuan kakak beradik setelah 8 tahun terpisah. Sodieli Lase dan Putri Lase – penderita gizi buruk dan Cerebral Palsy – tak kuasa menahan emosi saat kali pertama bertemu. Sodieli dikirim Yayasan Kreatif Mandiri Indonesia – sebuah lembaga yang concern di bidang kesehatan masyarakat ini – ke Pulau Nias, khususnya Kabupaten Nias Utara untuk melakukan pendataan awal anak-anak yang menderita gizi buruk.

Minimnya akses informasi kesehatan, menjadi satu dari sekian banyak persoalan gizi buruk di Kepulauan Nias, Sumatera Utara. Hal inilah yang mendorong Yayasan Mandiri Kreatif Indonesia (Yamakindo) memberikan intervensi serius di Nias, khususnya di Kabupaten Nias Utara. Putri Lase adalah satu dari 201 anak yang kondisinya memprihatinkan. Bahkan, ada satu bayi meninggal karena gizi buruk.

Kisah ini mengalir dari pertemuan antara Sodieli Lase dengan Putri Lase di rumah penyembuhan di Gunungsitoli. Dari pertemuan ini, cerita melangkah kepada persoalan yang menjadi pokok masalah adanya gizi buruk. Memang, Nias adalah pulau destinasi wisata yang paling diburu. Namun sayang, di balik keindahan pulau Nias, masalah mendasar manusia, kesehatan, seperti luput diperhatikan.

Dan kisah ini, membabar persoalan itu semua.

Saksikan Program Dokumenter Refleksi bertajuk “Air Mata di Tano Niha” hanya di DAAI TV

Tayang perdana,
Rabu, 31 Januari 2018 pukul 19.30 WIB

Tayang ulang,
Rabu, 6 Februari 2018 pukul 19.30 WIB

    Leave a Comment

    简体中文 Nederlands English Bahasa Indonesia 日本語
    X