Gizi Buruk

Yamakindo > Gizi Buruk

Gizi Buruk

Tujuan perbaikan gizi adalah peningkatan kesehatan masyarakat. Kesehatan masyarakat tidak hanya berarti tidak adanya penyakit ataupun disabilitas, melainkan merupakan kondisi harmonis di bidang jasmani, sosial, ekonomi, mental maupun spiritual.

Tujuan ini hendak dicapai melalui bekerja sama dan kerjasama dengan/melalui:

  1. Dinas PU
  2. Dinas Pertanian
  3. Dinas Peternakan
  4. Dinas Kesehatan
  5. Dinas Sosial
  6. Peningkatan Ekonomi Desa
  7. Pengembangan Karakter (SDM)
  8. Bidang Spiritual

Visi

Program Kesehatan Pencegahan Gizi Buruk :
Menciptakan Generasi Sehat, Mandiri dan Kreatif

Misi

Meminimalisir lahirnya generasi gizi buruk
Menciptakan ibu hamil yang sadar gizi untuk ibu dan bayi
Menciptakan lingkungan yang sehat untuk keluarga

Berbagai Akibat Karena Gizi Buruk

  • Sistem Kekebalan Tubuh Lemah dan Rentan Terhadap Penyakit
  • Keterlambatan Pertumbuhan anak
  • Anak akan mengalami KWASHIORKOR, karena kekurangan protein dalam jangka lama, yang ditandai dengan: Muka sembab, Kaki tangan bengkak, Perut Buncit.
  • Anak akan mengalami MARASMUS, karena kekurangan energi protein dalam jangka lama, ditandai dengan: KURUS seperti TENGKORAK.
  • Berat badan dan tinggi badan yang minim serta perkembangan fisik lainnya, tidak mencapai normal. Tidak hanya itu, gizi buruk juga dapat mengganggu perkembangan otak dan
    kapasitas intelektual di masa kritis pertumbuhannya.
  • Menyebabkan kesulitan belajar, dan bisa berakibat keterbelakangan mental.

Pencegahan Gizi Buruk

(Malnutrition)

Gizi buruk ~ Keadaan kurang zat gizi tingkat berat yang disebabkan oleh rendahnya konsumsi karbohidrat/energi dan protein dalam waktu cukup lama.
Gejala: Kurus, Berat Badan kurang dari 15% dari berat badan normal sesuai umurnya.
Berat badan (BB/U). Sesuai standard WHO: <-3SD tabel baku.

Korban Gizi Buruk

JELITA

Jenis Kelamin: Perempuan
Umur: 1 tahun 3 bulan
Alamat: Desa Lukhu Lase
Kondisi: Kurang Gizi
Diagnosa: Diduga Hydrosaefalus (Kepala Air)
Nama Ayah: Ibesama
Nama Ibu: Yustina
Penanganan: Pemeriksaan Medis dan Pengobatan
Kendala: TIDAK ADA BIAYA

ALVIN SETIAWAN

Nama: ALVIN SETIAWAN
Jenis Kelamin: Laki-laki
Umur: 1 tahun 3 bulan
Kondisi: Kurang Gizi
Alamat: Desa Tetehŏsi Sorŏwi
Diagnosa: Tidak Bisa Berjalan dan Bicara
Nama Ibu: Seniria
Nama Ayah: Marselius
Penanganan: Pemeriksaan Medis dan Pengobatan
Kendala: TIDAK ADA BIAYA

MEINIDAR PUTRI

Jenis Kelamin: Perempuan
Umur : 11 tahun
Kondisi : Kurang Gizi
Alamat: Lukhu
Diagnosa: Tidak Bisa Berjalan dan Bicara
Nama Ibu: Aferida
Nama Ayah: Bezaro
Penanganan: Pemeriksaan Medis dan Pengobatan
Kendala: TIDAK ADA BIAYA

Data Daerah Yang Mengalami Gizi Buruk

Sumber:
Direktorat Gizi Masyarakat, Dit.Jen. KesMas , Kementerian Kesehatan R.I.
Data Tahun 2016

Program Yamakindo - Untuk Korban Gizi Buruk

  • Merujuk & Mendampingi korban untuk mendapatkan penangan medis yang tepat
  • Memberikan bantuan makanan bergizi, seperti susu bubuk, makanan tambahan
  • Membantu pembiayaan pengobatan, rehabilitasi & pelatihan yang dibutuhkan
  • Membantu keluarga korban agar mendapatkan lingkungan yang sehat
  • Membantu agar korban mendapatkan pendidikan informal sesuai kemampuannya
  • Sosial ekonomi: mempunyai tempat tinggal layak, air minum, MCK;
  • Mental: agar menjadi mandiri berdiri di atas kaki sendiri, cerdas, intelektual.
  • Spiritual: Memiliki hubungan dengan YMK dan beribadah.

Tahap Yamakindo - Untuk Korban Gizi Buruk

  • TAHAP 1 >> TAHUN 2018 – 2020 (3 TAHUN)
  • TAHAP 2 >> TAHUN 2020 – 2022 (2 TAHUN)
  • EVALUASI UNTUK KELANJUTAN PROGRAM

X